Langsung ke konten utama

Nyolong Ikan Allah • Fatwa NU

Nyolong Ikan Allah • Fatwa NU

NYOLONG IKAN ALLAH
.
Di dunia ini masih saja tumbuh orang-orang yang hanya berpikiran harfiah, melulu melihat teks, sepotong-sepotong, tanpa melihat konteksnya. .
Suatu kali orang macam begini masuk ke sebuah pesantren. Ia pun nyolong ikan paling besar dari kolam di pesantren itu.
.
“Orang masuk pesantren nyumbang semen nyumbang apa. Kamu malah nyolong ikan,” kata Kiai.
.
“Mohon maaf Kiai, ini ikan siapa?” tanya orang tersebut.
.
Tentu dijawab oleh kiai, “Ikan saya.”
.
Dengan tenangnya, orang itu menjawab bahwa segala yang ada di bumi dan langit itu milik Allah dengan mengutip Al-Qur'an Surat al-Baqarah ayat 284, lillâhi mâ fis samâwati wa mâ fil ardl.
.
Kiai diam. Tidak menyanggah pernyataan orang tersebut. “Iya, saya tahu itu milik Allah. Tapi ya, jangan yang gede juga," batin Kiai.
.
Orang itu pun berlalu. Belum jauh, Kiai mengambil batu dan melemparkannya ke orang tersebut.
.
“Pletak,” batu itu mengenai kepalanya.
Ia pun mengelus-elus kepalanya. Lalu bergegas kembali dengan langkah cepat.
.
“Kenapa Kiai? Gak setuju nih ikan Allah saya ambil?” tanyanya.
.
“Setuju. Silakan kamu ambil.”
.
Orang tersebut meminta alasan kenapa Kiai melemparnya dengan batu. Tapi Kiai membantah. Ia merasa tidak melempar.
.
“Saya nggak melempar kok,” tegasnya.
.
“Di sini tidak ada orang lagi, kecuali kita berdua, kiai,” sanggahnya.
.
“Baca Qur'annya, Surat al-Anfal ayat 17, wa mâ ramita idz ramaita wa lâkinna Allâha ramâ. Dan engkau tidak melempar saat engkau melempar kecuali Allah yang melemparnya,” katanya. (Syakir NF)
.
.
*Diceritakan oleh Ketua LDNU KH Maman Imanul Haq saat mengisi Rapimnas IPNU di Bandung. .
***
.
Belajar jangan hanya secara tekstual, kontekstual yang lebih penting. Punya teman atau saudara yang begini? Tag mereka di komentar 😆
.

.
#nahdlatululama #nuonline #nuonline_id #humor #jokes #dagelan #humorsantri #dagelansantri

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Larangan Mensholatkan Orang Munafik

"Ketika Abdullah bin Ubay meninggal dunia. anak laki-lakinya -yaitu Abdulah bin Abdullah- datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam seraya memohon kepada beIiau agar sudi memberikan baju beliau kepada Abdullah untuk kain kafan ayahnya, Abdullah bin Ubay bin Salul. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberikan bajunya kepada Abdullah. setelah itu, Abdullah juga memohon Rasulullah agar beliau berkenan menshalati jenazah ayahnya. Kemudian Rasulullah pun bersiap-siap untuk menshalati jenazah Abdullah bin Ubay, hingga akhirnya Umar berdiri dan menarik baju Rasulullah seraya berkata, "Ya Rasulullah, apakah engkau akan menshalati jenazah Abdullah bin Ubay sedangkan Allah telah melarang untuk menshalatinya?" Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: "Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta'ala telah memberikan pilihan kepadaku." Lalu beliau membacakan ayat yang berbunyi; "Kamu memohonkan ampun bagi orang-orang mu...

Resep Ikan Steam Nyonya Resto • Marimasak

Resep Ikan Steam Nyonya Resto • Marimasak Lunch tadi siang masi yang seger2 asem2 ikan steam nyonya ala2 resto. Tapi ini kaya nya kebanyakan kunyit😆 tapi rasa udah mendekatin yg di resto2 lumayan lah mesti sering2 masak lagi biar pas bumbu nya. Ikan steam nyonya Bahan : satu ekor ikan Bumbu dihaluskan : - 4 pcs bawang merah - 3 siung bawang putih - 1 bawang bombay - 2 cabe merah keriting - 4 biji cabe rawit - 2 batang serai (ambil putihnya) - 1 cm kunyit - 1 bunga kincung/kecombrang - air asam jawa secukup - 1 buah jeruk nipis - garam ,gula,penyedap secukuupnya - 3 sdm sanbal Bangkok bahan-taburan: - daun ketumbar - cabe genbung iris - bawang daun iris Cara memasak  Bersihkan ikan belah perut bikin ikan melebar ,kasih jeruk nipis,dan jahu potong julienne diamkam.letakan ikan dip ring than panas kukus  selama 6 mnt angkat buang airnya masukan ke saus. Tumiskan semua bumbu halus dan masukkan gula dan garam secukup rasa.tambahkan  air asam. Tambahkan saus samba...

Azab Di Dunia Dan Akhirat

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta 'ala akan menangguhkan siksaan bagi orang yang berbuat zhalim. Dan apabila Allah telah menghukumnya, maka Dia tidak akan pernah melepaskannya." Kemudian Rasulullah membaca ayat yang berbunyi: 'Begitulah adzab Tuhanmu, apabila Dia mengadzab penduduk negeri-negeri yang berbuat zhalim. Sesungguhnya adzab-Nya itu sangat pedih dan keras.' (Qs. Huud (11): 102). (HR. Bukhari) IG : @islam_nasehat Blog : www.islam-nasehat.tk